Apa saja jenis kulit imitasi yang digunakan pada tas bahu?
Apa ciri-ciri kulit imitasi yang digunakan pada tas bahu?
Penggunaan bahan kulit imitasi pada tas bahu memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Kain sintetis: kulit imitasi adalah kain sintetis, terutama terbuat dari bahan seperti PU (poliuretan) dan PVC (polivinil klorida). Bahan-bahan ini dibuat dengan proses pembusaan atau laminasi, dan dapat diproses sesuai dengan kebutuhan kekuatan yang berbeda, warna, kilau dan pola pola.
Ketahanan terhadap air dan abrasi: permukaan kulit imitasi tahan terhadap air, abrasi dan lipat, serta asam dan basa. Artinya tahan terhadap kelembapan dan keausan dalam penggunaan sehari-hari, menjaga penampilan yang baik dan umur panjang.
Tekstur lembut: tekstur kulit imitasi lembut dan mendekati nuansa kulit alami. Kelembutan tersebut membuat tas selempang terasa nyaman di genggaman dan cocok untuk dibawa dalam jangka waktu lama.
Penampilan cerah: Kulit imitasi berwarna cerah dan mirip dengan kulit alami. Hal ini membuat tas bahu lebih menarik secara visual dan cocok untuk berbagai gaya.
Tidak tahan terhadap suhu tinggi dan erosi kimia: kulit imitasi tidak tahan terhadap suhu tinggi dan erosi kimia. Karena itu, Anda perlu menghindari lingkungan bersuhu tinggi dan kontak dengan bahan kimia selama penggunaan untuk menghindari kerusakan material.
Tidak ada pori-pori dan tekstur teratur: Berbeda dengan kulit asli, kulit imitasi tidak memiliki pori-pori dan memiliki tekstur yang lebih teratur dan rapi. Karakteristik ini memungkinkan kulit imitasi mengontrol efek penampilan dengan lebih baik selama proses pembuatan.
Relatif lebih murah: Karena bahannya sintetis, kulit imitasi lebih murah dibandingkan kulit asli. Hal ini membuat harga tas bahu lebih murah dan cocok untuk konsumsi massal.
Singkatnya, penggunaan bahan kulit imitasi pada tas selempang memiliki karakteristik tahan terhadap air, ketahanan aus, tekstur lembut, penampilan cerah, dll., but there are also shortcomings of not being resistant to high temperature and chemical erosion.\
Apa saja jenis kulit imitasi yang digunakan pada tas bahu?
Jenis utama bahan kulit imitasi yang digunakan pada tas bahu adalah sebagai berikut:
kulit PU (Kulit Poliuretan): Kulit PU adalah kain sintetis berbahan dasar poliuretan, yang terbagi menjadi tipe polieter dan tipe poli tersandung. Memiliki ciri tekstur lembut, resistensi lipat, ketahanan aus dan sebagainya.
Kulit PVC (Kulit Polivinil Klorida): Kulit PVC adalah bahan kulit imitasi umum lainnya, dengan ciri-ciri tidak takut ngengat, tidak mudah berjamur, dan ketahanan air yang baik di permukaan, tetapi tidak tahan terhadap suhu tinggi dan erosi kimia.
Kain UPPEAL™: Alternatif kulit hewan vegan inovatif yang terbuat dari limbah apel, kain lembut dan halus ini sering digunakan pada tas bahu berdesain ramah lingkungan.
Kain vegan Alter Mat: Kain ini juga digunakan sebagai bahan alternatif kulit hewan untuk tas bahu dan memiliki tekstur yang halus.
Apa kesalahpahaman pasar yang umum tentang kulit imitasi yang digunakan dalam tas bahu?
Ada beberapa kesalahpahaman umum di pasaran tentang bahan kulit imitasi yang digunakan pada tas bahu:
Tekstur dan bau kulit imitasi: Banyak orang mempercayainya dengan mencium kulit atau melihat pembuluh darah kapiler, mereka dapat mengetahui bahwa tas tersebut adalah kulit asli. Namun, seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, simulasi plastik PVC modern dari kulit telah mampu menambah aroma kulit atau mencetak lubang kapiler, jadi hanya dari bau dan penampakan ciri-cirinya saja tidak bisa menentukan secara akurat apakah itu kulit asli.
Kesalahpahaman tentang kulit samak nabati: sebagian orang salah paham dengan konsep kulit samak nabati. Penyamakan nabati mengacu pada proses pengolahan kulit perawan dengan bahan penyamak nabati alami, tapi ini tidak berarti semua tas diberi label sebagai “kulit asli” berkualitas tinggi. Beberapa tas yang disebut kulit asli mungkin terbuat dari dua lapis kulit, bahan yang lebih murah dan berkualitas lebih rendah.
Detail imitasi: Ketika harus mengidentifikasi hal yang nyata, peniru telah mampu mengatasi banyak detail, seperti simetri polanya, penggelapan tetesan kulit yang serasi, dan perubahan warna oksidatif seiring waktu. Artinya, konsumen berpengalaman sekalipun akan kesulitan membedakan yang asli dan yang palsu hanya berdasarkan detailnya saja.
Kesalahpahaman umum tentang tas bahu kulit imitasi di pasaran antara lain salah menilai tekstur dan bau kulit imitasi, kesalahpahaman tentang konsep kulit samak nabati, dan mengabaikan detail tiruannya.
